Jumat, 03 Mei 2013

tulisan dari s'orang kawan :)


inilah tulisan dari salah s.orang kawwan baikku..
yang semestinya dapat sebagai bahan perenungan...yuukkk kita simaakkk tulisannyaa... ^_^


Beginilah hidup, tak henti-hentinya bertemu dengan masalah-masalah dan masalah. Kalau tidak mau bertemu dengan yang namanya masalah yaa...maaf gk usah hidup Hehe bercanda :). Diri kita akan selalu berkembang, seiring berkembangnya diri kita pasti ada masalah sebagai ujiannya. Sempat merasakan tertekan dan hampir hilang kesadaran dari diri akibat masalah (apakah ini juga dirasakan oleh kalian, maybe..
). Entah karena begitu berat atau diri yang lemah menghadapinya. Sangat terlihat jelas pada diri ini bahwa perasaanlah yang lebih kuat dari pada pikiran. Ketika perasaan itu harus ditahan dan dikontrol dengan bantuan pikiran, munculah beban yang mengakibatkan batasan antara "sadar" dengan "tidak sadar" hampir tidak terlihat lagi. Terlihat biasa di luar, namun semakin lama semakin terasa berat di dalam (itu yang kurasa). Sempat merasa benar-benar berdiri sendiri tanpa ada yang membantu. Tidak ada yang bisa dipercaya lagi selain Dia Yang Maha Agung :)
Saat-saat seperti ini, diri yang lemah akan banyak memunculkan kata seandainya, padahal mengucap kata seandainya itu tidak baik, kata ini adalah kata yang sering diucapkan oleh iblis. Yaah..maka terjadilah diri yang kemudian berandai-andai....
Ketika saat-saat seperti ini sedikit atau bahkan hal kecil sekalipun mampu memberikan suntikan energi yang besar terhadap diri. Mampu membuat senyuman yang langka pada raut wajah itu muncul kembali, seakan proses dalam menghadapi masalah itu menjadi sedikit lebih ringan, keadaan memang belum bisa menjadi  seperti keadaan yang diharapkan semestinya dan harapan seolah dikecilkan dengan perbandingan yang dititikberatkan pada usaha dan doa. Aku mulai mengatur pikiran dan perasaan dan berusaha menyepakatkanya, kini  perjalanan dimulai. Sempat tidak yakin, sempat tidak percaya diri, namun semua itu ku tepis dan dengan sekuat-kuatnya aku terus maju berjuang untuk melawanya, melawan rasa itu. Aku berharap suatu saat nanti “my dream will become true “ yeeaah..optimis optimis J
Seiring perjalanan dimulai, diri ini kembali diuji. Ketahanan dan kekuatan diri ditekan hingga hampir melewati batas toleransinya. Ooh..tak mengapa aku anggap hal ini sebagai latihan menuju diri yang baru jiwa yang baru, anggap saja mau naik level ..yaah level yang diperoleh dari pengalaman yang pada akhirnya bisa memperluas insight. Dilihat pada situasi penuh ujian seperti ini, beberapa hal ternyata bisa dipelajari, bukan beberapa hal lagi akan tetapi banyak hal yang saling berkaitan yang bisa untuk dipelajari. Memang indah cara Mu ya Allah mungkin Engkau sedang memberi pelajaran kepada ku tentang sesuatu yang sebelumnya belum pernah aku ketahui, atau mungkin ini adalah sapaan Mu sapaan penuh kasih sayang terhadap ku. Terdapat hal yang dapat menguatkan ku yaitu dengan mengingat Nya dan mengingat kedua orang tua. Iya itu hal yang paling menguatkan. Aku percaya Allah tidak akan membebani hambanya melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Untuk bisa lebih percaya dan meyakini, kita harus mengubah sudut pandang menjadi sudut pandang yang positif , merawat harapan yang sedang tumbuh, dan memegang teguh tujuan, percayalah tidak ada yang tidak mungkin apabila kita yakin. Ini potongan ayat yang selalu ku ingat innama amruhu idza aroda syai-an an-yaqula lahu kun fayakun “sesungguhnya jika Dia menghendaki sesuatu maka Dia bersabda "jadi maka jadilah” . Sekian celotehku semoga diri ini akan selalu kuat dalam menghdapi segala masalah, menjadi diri yang bertanggung jawab, senantiasa sabar & ikhlas  dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain Amiin yarobal alamiin J


by : nunung andriyati ^_^

0 komentar: